
Ikan Lele Krispy sebagai Oleh-Oleh Khas Dukuh Mertosanan Wetan, Potorono, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta.

Pengabdian kepada masyarakat (PKM) Dosen program sarjana Teknologi Hasil Pertanian tentang “Pelatihan Pengolahan Ikan Lele Krispy sebagai Oleh-Oleh Khas Dukuh Mertosanan Wetan, Desa Potorono, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta” dilaksanakan sejak bulan Februari 2021- Maret 2021. PKM dibagi dalama beberapa tahapan kegiatan yaitu Survei Observasi, pelatihan dan penyuluhan, produksi, serta konsultasi.
Pada observasi dilakukan 2 kali di bulan Februari 2021, yaitu Kegiatan yang pertama adalah berkunjung ke Kantor Desa Potorono bertemu dengan kepala Desa Potorono dan perangkat desa pada tanggal 9 Februari 2021. Dari pertemuan tersebut mendapatkan rekomendasi kelompok yang memiliki potensi sumber daya manusia yang baik untuk mengembangkan sebuah usaha yaitu Kelompok Wanita Tani “Margo Mulyo” pedukuhan Mertosanan Wetan, Potorono. Kemudian, kegiatan yang kedua adalah tim pengabdian mengumpulkan anggota kelompok KWT “Margo Mulyo” untuk menggali potensi, mendengarkan harapan anggota pada tanggal 15 Februari 2021. Dari pertemuan tersebut ditemukan permasalahan bahwa dukuh mertosanan wetan memiliki potensi ikan lele yang melimpah. sehingga diambil kesepakatan untuk produksi oleh-oleh khas Mertosanan Wetan yang berbahan dasar Lele menjadi produk olahan lele krispi.

Proses selanjutnya adalah pelaksanaan rangkaian kegiatan berupa penyuluhan dan pelatihan pada tanggal 9 April 2021 secara langsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan pemberian materi pelatihan dengan narasumber dalam kegiatan ini Suharman, S.TP., M.Sc., dipandu MC Lana Santika Nadia, S.T.P., M. Sc. Pelatihan ini dilaksakana pada pukul 09.00 WIB dan berakhir pada pukul 11.30 WIB, Penyuluhan dan pelatihan dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama sosialisasi dan pemberian materi pelatihan lele krispi hal ini bertujuan untuk memberikan ilmu dasar dan tahapan proses pembuatan lele krispi dari mulai proses penanganan bahan baku sampai dengan pengolahan serta informasi nilai gizi. Sedangkan sesi ke 2 langsung dilakukan pengolahan produk lele krispi yang dilakukan langsung oleh KWT Ibu-Ibu Mertosanan Wetan.

Dengan dilakukan pengabdian masyarakat dengan mitra kelompok KWT “Margo Mulyo”, Mertosanan Wetan, Potorono, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta ini menjadikan mitra menjadi lebih memahami tentang pengolahan produk yang berbahan dasar lele. Mitra mampu memilih dan memperlakukan bahan baku dengan baik, mengetahui cara pembuatan lele krispi dan menghasilkan produk yaitu lele krispi.
No Comments